Bulan Ramadan membawa perubahan besar dalam ritme hidup sehari-hari. Pola makan, jam tidur, dan aktivitas harian ikut bergeser. Perubahan ini tidak jarang memengaruhi kondisi emosional, sebagian orang merasa lebih tenang, sementara yang lain justru lebih mudah lelah, sensitif, atau tersulut emosi.
Mengelola emosi selama Ramadan bukan berarti menekan perasaan, melainkan belajar mengenali dan meresponsnya dengan lebih bijak. Justru di bulan inilah kita diberi kesempatan untuk melatih kesabaran, kesadaran diri, dan kedewasaan emosional secara nyata.
Berikut 5 tips mengelola emosi selama bulan Ramadan.
