Setiap tahun baru selalu membawa semacam energi perubahan. Kita ingin menjadi lebih baik, memulai rutinitas baru, atau meninggalkan versi lama yang tidak lagi cocok. Namun ada sesuatu yang sering kita lupakan: masa lalu yang belum tuntas. Luka-luka kecil yang kita simpan, peristiwa yang kita diamkan, atau emosi yang kita kubur begitu dalam, semuanya tetap hidup di dalam diri. Dan tanpa disadari, luka itu memengaruhi cara kita mencintai, bekerja, memutuskan, hingga menatap masa depan.
Psikologi menunjukkan bahwa kita tidak bisa bergerak ringan ketika kita masih membawa beban emosional yang berat. Luka lama tidak hilang hanya karena kita berpura-pura kuat. Ia butuh diakui, dirawat, dan diberi ruang untuk sembuh. Sebelum melangkah ke tahun baru dengan ambisi dan harapan, ada baiknya kita berhenti sejenak untuk membenahi apa yang selama ini tersembunyi di balik kesibukan hidup. Karena sebagian besar pertumbuhan dimulai dari keberanian menghadapi apa yang pernah menyakitkan.
Berikut 5 tips membenahi luka lama sebelum melangkah ke tahun baru.
