Bagi seorang ambivert, tahun baru bukan hanya tentang membuat resolusi, tetapi juga tentang menyelaraskan dua sisi dalam diri mereka: kebutuhan akan ketenangan seperti introvert dan dorongan untuk berinteraksi seperti ekstrovert. Momen pergantian tahun dapat menjadi waktu yang penuh dinamika emosional karena mereka merasakan tarik-ulur antara ingin terlibat dalam berbagai aktivitas dan keinginan untuk mengerjakan hal-hal secara lebih introspektif.
Dalam kondisi ini, penting bagi ambivert untuk memiliki strategi yang menyeimbangkan kedua kebutuhan tersebut. Secara psikologis, ambivert memiliki fleksibilitas yang besar, namun tanpa arah yang jelas mereka bisa merasa tidak stabil atau mudah berubah-ubah. Pergantian tahun memberi kesempatan untuk mengatur ulang ritme hidup sehingga kedua sisi kepribadian itu bisa hidup berdampingan secara harmonis.
Berikut 5 strategi efektif yang dapat membantu seorang ambivert menyusun tahun baru dengan lebih terarah, lebih seimbang, dan lebih selaras dengan kebutuhan emosionalnya.
