Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sepasang kekasih sedang bermesraan.
Ilustrasi Ciri Pasangan yang Dibutuhkan oleh Tipe Kepribadian Plegmatis. (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Tipe kepribadian plegmatis dikenal tenang, penyabar, dan cenderung menghindari konflik. Mereka adalah pendengar yang baik, mudah beradaptasi, dan sering menjadi penyeimbang dalam hubungan. Namun di balik ketenangannya, plegmatis memiliki kebutuhan emosional yang sering kali tidak terucap.

Secara psikologis, plegmatis membutuhkan pasangan yang mampu menghargai ketulusan dan ketenangannya, bukan memanfaatkan sikap mengalah tersebut. Hubungan yang sehat bagi plegmatis adalah hubungan yang memberi rasa aman, ruang untuk berbicara, dan dorongan lembut untuk bertumbuh.

Berikut 5 ciri pasangan yang dibutuhkan oleh tipe kepribadian plegmatis.

1. Mampu menghargai ketenangan dan ritme yang stabil

Ilustrasi Cara Merawat Cinta saat Rutinitas Mulai Menggerus Perasaan. (pexels.com/Victoria Strelka_ph)

Plegmatis tidak nyaman dengan hubungan yang penuh drama atau gejolak emosi. Mereka membutuhkan pasangan yang menghargai ritme hidup yang stabil dan tidak memaksakan perubahan secara tiba-tiba.

Dalam psikologi hubungan, kestabilan membantu plegmatis merasa aman. Ketika suasana tenang terjaga, mereka dapat mencintai dengan konsisten dan penuh kesetiaan.

2. Peka terhadap perasaan yang jarang diungkapkan

Ilustrasi Ciri Pasangan yang Dibutuhkan oleh Tipe Kepribadian Plegmatis. (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Plegmatis cenderung memendam perasaan demi menjaga keharmonisan. Pasangan yang peka mampu membaca bahasa nonverbal dan menangkap perubahan kecil dalam sikap mereka.

Kepekaan emosional ini penting agar plegmatis tidak terus-menerus mengalah. Secara psikologis, merasa diperhatikan membantu mereka berani mengungkapkan isi hati secara perlahan.

3. Mendorong untuk lebih berani menyuarakan pendapat

Ilustrasi Tips Mengelola Hubungan yang Menguras Energi Psikologis. (pexels.com/Katerina Holmes)

Karena menghindari konflik, plegmatis sering memilih diam meski sebenarnya tidak setuju. Mereka membutuhkan pasangan yang mengajak berdiskusi dengan aman tanpa nada mengintimidasi.

Dorongan yang lembut membantu plegmatis membangun kepercayaan diri. Dalam hubungan seperti ini, mereka belajar bahwa perbedaan pendapat tidak selalu berujung pada pertengkaran.

4. Konsisten dan dapat diandalkan

Ilustrasi Tanda Pernikahan Sehat yang Sering Diabaikan Pasangan. (pexels.com/Danik Prihodko)

Plegmatis sangat menghargai kepastian. Pasangan yang konsisten dalam sikap, janji, dan kehadiran memberi rasa aman yang mendalam bagi mereka.

Secara psikologis, konsistensi mengurangi kecemasan dan membuat plegmatis merasa tidak sendirian dalam hubungan. Dari rasa aman inilah loyalitas mereka tumbuh kuat.

5. Tidak mendominasi atau mengendalikan

Ilustrasi Ciri Pasangan yang Dibutuhkan oleh Tipe Kepribadian Sanguinis. (pexels.com/Nayla Bernardes)

Sikap tenang dan mengalah sering membuat plegmatis rentan terhadap dominasi. Mereka membutuhkan pasangan yang tidak memanfaatkan kelembutan ini untuk mengontrol.

Hubungan yang setara memberi ruang bagi plegmatis untuk menjadi diri sendiri. Ketika tidak ditekan, mereka justru mampu menunjukkan komitmen, kesabaran, dan cinta yang mendalam.

Tipe kepribadian plegmatis membutuhkan pasangan yang lembut, stabil, dan penuh pengertian. Bukan untuk mengubah ketenangannya, tetapi untuk menjaganya tetap sehat dan bermakna. Dalam hubungan yang aman secara emosional, plegmatis bukan hanya menjadi penyeimbang, namun mereka menjadi rumah yang menenangkan bagi cinta yang bertumbuh perlahan.

Itulah 5 ciri pasangan yang dibutuhkan oleh tipe kepribadian plegmatis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team