Samarinda, IDN Times - Secara logika, siapa yang tidak sakit hati saat orang yang dipercaya dan disayangi ternyata tega menyakiti? Rasanya tidak ada, ya. Wajar jika memberikan maaf dalam situasi seperti ini terasa sangat sulit.
Namun, apakah memaafkan memang sesulit itu? Faktanya, memberikan maaf tidak hanya bergantung pada cara seseorang meminta maaf, tetapi juga berasal dari kesiapan dalam diri pemberi maaf. Bagaimana mungkin? Simak ulasan berikut.
