Supir yang tertahan di pelabuhan Lembar tidur di atas truk dan di bawah truk IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki
Selama tinggal di area parkir yang tak jauh dari Pelabuhan Lembar para sopir dan kernet kerap tidur di bawah truk dan di atas truk.
"Saya sama dengan supir yang lain nasibnya. Saya sudah dua bulan di sini bawa paket sumbangan donasi dari Bali dan Jawa menuju Waingapu," kata Domu Ninggeding (43), sopir truk lain.
Ninggeding berangkat dari Pelabuhan Padangbai Bali menuju Lombok berniat bisa menyeberang ke Pelabuhan Waingapu dari Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Barat.
Selama tinggal di lokasi Parkir milik warga setempat, ia mendapat akses ke kamar mandi dan memasak.
"Ya, dia [pemilik lahan parkir] kasih kita menginap di sini. Kami hanya bayar parkir Rp25.000 saja. Kita temukan orang baik di sini," katanya.
Meski memperoleh kemurahan hati, Ninggeding tetap berharap agar Kapal Egon segera berlayar menuju Pelabuhan Lembar dalam waktu dekat.