Mataram, IDN Times - Dua pasien suspek penyakit campak di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia. Saat ini, tiga daerah di wilayah timur NTB yaitu Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) suspek campak.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) NTB dr. Lalu Hamzi Fikri mengatakan telah dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI) pada seluruh Puksesmas di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu untuk menekan kasus campak. Dengan prioritas ORI diberikan bagi bayi dan balita berusia 9 sampai dengan 59 bulan.
"Waktu pak Menkes hadir di Bima, memang tercatat dua kematian di Kabupaten Bima. Sehingga terjadi KLB di Kabupaten Bima termasuk Kota Bima dan Dompu," kata Fikri, Selasa (17/3/2026).
