ilustrasi pisau lipat (pexels.com/Markus Spiske)
Selain barang-barang yang memiliki kegunaan untuk memberikan kode kepada para tim pencari, kamu juga harus memiliki satu benda untuk survival di jalur tersesat, salah satunya adalah pisau lipat. Benda berukuran kecil ini sangat mudah dibawa dan biasanya ditaruh dalam saku celana. Walaupun berukuran kecil, ketajaman pisau lipat mampu melibas benda keras seperti ranting pohon, lho.
Ketika kamu tersesat di gunung, pisau lipat bisa menjadi salah satu alat penyelamat yang membantu kamu menemukan jalan keluar. Dengan menggunakan benda yang satu ini, kamu bisa memotong ranting-ranting kecil untuk membuat api unggun dan menunggu bantuan datang. Jika kamu adalah pendaki yang memiliki banyak pengalaman soal tata cara bertahan hidup saat tersesat, kamu bisa mencari jalan keluar sendiri dengan meninggalkan jejak berupa mematahkan beberapa ranting pohon di jalur kamu berjalan sampai menggantung. Saat kamu merasa bahwa jalan yang ditempuh malah membawa kamu tersesat lebih jauh, itu akan lebih mudah kembali ke tempat semula dengan menggunakan jejak ranting yang telah dipatahkan tersebut.
Setiap barang pada dasarnya memiliki kegunaan yang sama untuk kenyamanan dan keselamatan diri setiap orang. Tolok ukur dari jaminan keselamatan seseorang bukan dilihat dari ukuran sebuah barang, melainkan dari cara orang itu memanfaatkan barang-barang tersebut. Dari keempat poin yang telah dibahas sebelumnya, kamu jadi sudah tahu apa saja barang kecil yang bisa jadi penyelamat saat tersesat di gunung, kan?