Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Persiapan Wajib sebelum Ajak Anak yang Gampang Mabuk Perjalanan
ilustrasi seorang ibu bersama anaknya sedang dalam perjalanan (freepik.com/freepik)
  • Pastikan anak cukup tidur dan makan ringan bergizi dalam porsi pas sebelum berangkat; hindari perut terlalu kosong, terlalu kenyang, makanan berminyak, atau berbumbu tajam.
  • Atur anak di posisi duduk stabil, aman, dan menghadap depan; siapkan kantong muntah, tisu, pakaian ganti, air minum, serta obat yang sebelumnya dianjurkan dokter.
  • Alihkan perhatian anak dengan obrolan, lagu, atau pemandangan tanpa terlalu lama menatap gawai; lakukan jeda berkala agar bisa berjalan, minum, dan menghirup udara segar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kalau anak gampang mual saat naik mobil, orang tua bisa menyiapkan banyak hal. Anak perlu tidur cukup dan makan sedikit saja. Anak bisa duduk nyaman sambil melihat depan. Bawa air, tisu, baju ganti, dan kantong muntah. Ajak anak bernyanyi, lalu berhenti sebentar untuk istirahat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dengan persiapan yang terencana, keluarga tetap dapat menikmati perjalanan bersama anak yang mudah mabuk kendaraan. Perhatian pada istirahat, makanan, posisi duduk, aktivitas, serta waktu jeda menunjukkan bahwa kenyamanan dan keamanan anak bisa dijaga melalui langkah-langkah sederhana, sehingga suasana liburan berpeluang terasa lebih tenang dan menyenangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liburan bersama anak memang selalu terasa menyenangkan. Ada banyak momen yang bisa menjadi kenangan indah bagi seluruh anggota keluarga, mulai dari perjalanan menuju destinasi hingga berbagai aktivitas yang dilakukan bersama. Namun, perjalanan bisa berubah menjadi cukup menantang jika si kecil termasuk anak yang mudah mengalami mabuk perjalanan. Kondisi ini gak hanya membuat anak merasa gak nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi suasana liburan secara keseluruhan.

Meski begitu, kamu gak perlu langsung mengurungkan rencana bepergian. Mabuk perjalanan pada anak dapat diminimalkan jika orangtua melakukan persiapan yang tepat sebelum berangkat. Beberapa langkah sederhana mampu membantu anak merasa lebih nyaman selama berada di kendaraan. Supaya perjalanan tetap menyenangkan dari awal hingga akhir, berikut enam persiapan yang sebaiknya gak kamu lewatkan.

1. Pastikan anak beristirahat cukup sebelum berangkat

ilustrasi anak tidur (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Kondisi tubuh yang segar sangat berpengaruh terhadap kenyamanan anak selama perjalanan. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih mudah lelah dan meningkatkan rasa gak nyaman ketika kendaraan mulai bergerak. Karena itu, usahakan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup pada malam sebelum keberangkatan. Tubuh yang bugar juga membantu anak lebih mudah beradaptasi selama perjalanan berlangsung.

Kalau perjalanan dimulai sejak pagi, hindari membangunkan anak terlalu mendadak. Beri waktu agar ia bisa benar-benar terjaga sebelum masuk ke kendaraan. Anak yang berangkat dalam kondisi lebih rileks umumnya lebih nyaman menikmati perjalanan. Persiapan sederhana ini sering dianggap sepele, padahal manfaatnya cukup besar.

2. Berikan makanan dalam porsi yang pas

ilustrasi anak makan (freepik.com/rawpixel.com)

Perut yang terlalu kosong maupun terlalu penuh sama-sama bisa memicu rasa mual selama perjalanan. Itulah sebabnya, penting bagi orang tua untuk mengatur waktu dan porsi makan anak sebelum berangkat. Pilih makanan yang ringan, bergizi, dan mudah dicerna agar lambung tetap nyaman. Hindari makanan yang terlalu berminyak atau berbumbu tajam karena berisiko memperparah rasa mual.

Selain makan sebelum berangkat, kamu juga bisa menyiapkan camilan sehat untuk dikonsumsi selama perjalanan. Biskuit, buah potong, atau roti tawar dapat menjadi pilihan yang cukup aman. Berikan camilan dalam jumlah kecil agar perut anak tetap nyaman. Cara ini membantu menjaga energi tanpa membuat lambung bekerja terlalu berat.

3. Pilih posisi duduk yang lebih nyaman

ilustrasi mobil (pexels.com/Emrah AYVALI)

Letak tempat duduk juga dapat memengaruhi tingkat kenyamanan anak selama perjalanan. Jika menggunakan mobil, usahakan anak duduk di bagian tengah kursi belakang agar pandangannya lebih mudah mengarah ke depan. Posisi tersebut membantu mata dan tubuh menyesuaikan gerakan kendaraan dengan lebih baik. Anak pun cenderung merasa lebih nyaman dibanding terus melihat ke samping.

Pastikan juga posisi duduknya stabil dan sabuk pengaman terpasang dengan benar. Hindari posisi yang membuat anak harus menunduk terlalu lama karena dapat memicu rasa pusing. Kalau menggunakan kursi khusus anak, pastikan pemasangannya sesuai petunjuk agar tetap aman. Kenyamanan dan keamanan sebaiknya selalu berjalan beriringan selama perjalanan.

4. Siapkan perlengkapan untuk mengantisipasi mual

ilustrasi barang bawaan dalam perjalanan (freepik.com/freepik)

Meskipun sudah melakukan berbagai persiapan, kemungkinan anak mengalami mabuk perjalanan tetap bisa terjadi. Karena itu, sebaiknya kamu membawa perlengkapan yang dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Misalnya, kantong khusus muntah, tisu basah, tisu kering, pakaian ganti, hingga handuk kecil. Perlengkapan ini akan sangat membantu jika situasi tak terduga muncul di tengah perjalanan.

Jangan lupa membawa air minum agar anak tetap terhidrasi setelah merasa mual atau muntah. Jika dokter sebelumnya pernah memberikan obat khusus untuk mabuk perjalanan, bawalah sesuai petunjuk penggunaan. Hindari memberikan obat tanpa anjuran tenaga kesehatan, terutama pada anak usia kecil. Persiapan yang lengkap membuat orang tua lebih tenang menghadapi berbagai kemungkinan.

5. Alihkan perhatian anak selama perjalanan

Ilustrasi anak dalam mobil (pexels.com/Kampus Production)

Anak yang terus fokus pada rasa gak nyaman cenderung lebih mudah mengeluh atau merasa mual. Karena itu, cobalah mengalihkan perhatiannya ke aktivitas yang menyenangkan. Kamu bisa mengajak mengobrol, bernyanyi bersama, atau memainkan permainan sederhana yang gak membuat anak terus menunduk. Suasana perjalanan pun menjadi lebih menyenangkan.

Pilih aktivitas yang tetap memungkinkan anak sesekali melihat ke arah depan atau ke luar jendela. Hindari penggunaan gawai dalam waktu lama karena menatap layar terus-menerus dapat memperburuk gejala mabuk perjalanan pada sebagian anak. Jika memungkinkan, ajak anak menikmati pemandangan di sepanjang jalan. Cara ini membantu mengurangi kebosanan sekaligus membuat perjalanan terasa lebih ringan.

6. Luangkan waktu untuk beristirahat di perjalanan

Potret seseorang mengendarai mobil (pexels.com/Robert Nagy)

Perjalanan yang berlangsung berjam-jam tanpa jeda dapat membuat tubuh anak semakin lelah. Jika memungkinkan, berhentilah di rest area atau tempat istirahat setiap beberapa jam. Kesempatan untuk turun dari kendaraan, berjalan sebentar, dan menghirup udara segar dapat membantu mengurangi rasa mual. Anak juga memiliki waktu untuk meregangkan otot setelah duduk cukup lama.

Manfaatkan waktu istirahat untuk mengajak anak minum, ke toilet, atau sekadar menikmati suasana di luar kendaraan. Hindari terburu-buru kembali melanjutkan perjalanan jika anak masih membutuhkan waktu untuk merasa lebih nyaman. Beberapa menit tambahan saat beristirahat bisa membuat kondisi anak jauh lebih baik. Perjalanan pun dapat dilanjutkan tanpa membuatnya merasa terlalu terbebani.

Mengajak anak yang mudah mabuk perjalanan memang membutuhkan perhatian lebih. Meski begitu, kondisi tersebut bukan berarti harus menghalangi rencana liburan keluarga. Persiapan yang matang dapat membantu mengurangi risiko munculnya rasa mual sekaligus membuat anak merasa lebih nyaman selama perjalanan. Ketika kebutuhan si kecil dipenuhi sejak awal, suasana perjalanan juga menjadi lebih tenang dan menyenangkan.

Jadi, sebelum memulai perjalanan berikutnya, luangkan waktu untuk menyiapkan segala kebutuhan anak sebaik mungkin. Mulai dari memastikan kondisi tubuhnya tetap prima hingga membawa perlengkapan yang diperlukan, setiap langkah kecil dapat memberikan dampak besar terhadap kenyamanan selama di jalan. Liburan pun gak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak, tetapi juga membuat orang tua bisa menikmati setiap momen tanpa rasa khawatir berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article