Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Suara Misterius dari Dasar Laut yang Membuat Ilmuwan Kebingungan

Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Mido Makasardi)
Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Mido Makasardi)

Pada musim panas tahun 1997, para ilmuwan dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menangkap suara aneh dari kedalaman Samudra Pasifik. Suara ini begitu keras sehingga terekam oleh sensor yang berjarak ribuan kilometer. Mereka menamainya "The Bloop", dan sejak itu, misteri ini menjadi salah satu teka-teki paling terkenal dalam sejarah penelitian laut.

Fenomena ini memicu spekulasi liar, dari teori tentang makhluk laut raksasa yang belum diketahui, hingga dugaan aktivitas geologis di dasar laut. Yang membuatnya semakin misterius adalah frekuensi suaranya yang berada di rentang makhluk hidup, tetapi volumenya melebihi suara paus biru, hewan terbesar di bumi. Apakah ini pertanda keberadaan “monster laut” yang belum ditemukan, atau sekadar fenomena alam yang jarang terjadi?

Berikut ulasan tentang suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan.

1. Penemuan awal: ketika mikrofon di laut menangkap sesuatu yang tak biasa

Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Kindel Media)
Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Kindel Media)

Bloop pertama kali terdeteksi oleh jaringan mikrofon bawah laut yang awalnya digunakan untuk memantau aktivitas kapal selam selama Perang Dingin. Mikrofon ini, yang disebut hydrophone, terhubung dalam sistem SOSUS (Sound Surveillance System) dan tersebar di seluruh Samudra Pasifik. Suara Bloop direkam pada koordinat yang diperkirakan berada di dekat perairan selatan Chili, namun tak ada tanda-tanda kapal atau aktivitas manusia di area itu.

Yang membuat para peneliti terkejut adalah intensitasnya. Suara itu tidak hanya kuat, tetapi juga memiliki karakteristik pola frekuensi yang mirip dengan makhluk hidup. Namun, jika itu memang makhluk, ukurannya harus jauh lebih besar dari paus biru untuk menghasilkan suara sekeras itu. Inilah yang membuat misteri Bloop semakin menarik perhatian publik.

2. Teori makhluk laut raksasa: antara sains dan imajinasi

Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Mido Makasardi)
Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Mido Makasardi)

Begitu berita Bloop tersebar, imajinasi publik langsung tertuju pada kemungkinan adanya makhluk laut raksasa yang belum pernah teridentifikasi. Beberapa penulis fiksi bahkan mengaitkannya dengan monster dari mitologi laut, atau dengan makhluk fiksi dari karya H.P. Lovecraft, Cthulhu. Popularitas teori ini membuat Bloop menjadi ikon budaya pop bagi para penggemar misteri dan horor laut.

Namun, para ilmuwan mengingatkan bahwa tidak ada bukti visual atau fisik yang mendukung teori tersebut. Meskipun menarik, kemungkinan bahwa Bloop berasal dari makhluk hidup sebesar itu dianggap sangat kecil. Laut memang menyimpan banyak rahasia, tapi klaim seperti ini membutuhkan pembuktian yang jauh lebih kuat.

3. Penjelasan ilmiah: es yang retak di Antartika

Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Elianne Dipp)
Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Elianne Dipp)

Pada tahun 2012, NOAA akhirnya mengumumkan bahwa suara Bloop kemungkinan besar berasal dari retakan besar dan pecahan es di Antartika. Fenomena ini terjadi ketika bongkahan gletser raksasa pecah, menciptakan suara berfrekuensi rendah yang dapat terdengar ribuan kilometer jauhnya di bawah air. Penjelasan ini didukung oleh kemiripan pola suara antara Bloop dan rekaman suara retakan es lainnya.

Walau begitu, sebagian orang tetap merasa penjelasan ini kurang memuaskan. Mereka menilai bahwa suara Bloop memiliki variasi tertentu yang terlalu mirip dengan pola biologis. Perdebatan pun masih berlangsung, meski sains cenderung berpihak pada teori retakan es.

4. Misteri yang tetap menggoda imajinasi

Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Daniel Torobekov)
Suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan. (Pexels/Daniel Torobekov)

Bagi komunitas ilmiah, Bloop mungkin sudah mendapatkan jawaban rasional. Namun, di mata publik, misteri ini masih memikat karena membuka kemungkinan bahwa di kedalaman laut yang gelap, bisa saja ada makhluk yang belum pernah kita temui. Mengingat 80% lautan bumi masih belum dieksplorasi, siapa yang bisa memastikan tidak ada kejutan menunggu di sana?

Fenomena seperti Bloop mengingatkan kita bahwa lautan bukan sekadar ruang kosong berair, melainkan dunia lain yang penuh kehidupan, geologi aktif, dan rahasia yang menunggu untuk diungkap. Baik itu suara es yang retak atau panggilan makhluk laut raksasa, Bloop tetap menjadi simbol betapa sedikitnya yang kita ketahui tentang planet kita sendiri.

Demikian ulasan mengenai suara misterius dari dasar laut yang membuat ilmuwan kebingungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us