Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prakiraan Cuaca Sembalun pada Minggu 27 September 2026
ilustrasi panorama Desa Sembalun (unsplash.com/Koes nadi)
  • BMKG memprakirakan Sembalun, Lombok Timur, cerah berawan dari dini hari hingga malam pada Minggu, 27 September 2026.
  • Suhu di Sembalun berkisar 19–26 derajat Celsius, dengan kelembapan 38–94 persen yang dapat meningkatkan embun dan kabut tipis menjelang malam serta dini hari.
  • Angin diperkirakan berembus 9–28 kilometer per jam; pengunjung yang beraktivitas luar ruang dianjurkan membawa jaket tebal dan pelindung angin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Timur, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk kawasan pariwisata di wilayah Nusa Tenggara Barat. Wilayah dataran tinggi Sembalun diprediksi akan didominasi oleh kondisi cuaca cerah berawan sepanjang hari pada Minggu (27/9/2026).

Kondisi cuaca yang cerah berawan dari dini hari hingga malam hari ini sangat ideal untuk aktivitas luar ruangan. Para wisatawan maupun pendaki diimbau untuk tetap bersiap menghadapi suhu udara pegunungan yang cenderung lebih dingin.

1. Kondisi cuaca dan suhu udara

Bukit Anak Dara di Sembalun. (wisatahouse.com/ANTARA FOTO/Eka Fitriani)

Kawasan Sembalun diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan mulai dari dini hari, pagi, siang, hingga malam hari. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 19 hingga 26 derajat Celsius, yang menjadikannya kawasan paling sejuk di NTB. Udara dingin khas lereng Rinjani ini memberikan kesegaran tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung.

Rentang suhu yang sejuk tersebut sangat mendukung bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam tanpa sengatan panas. Kehangatan matahari di siang hari akan terasa pas berkat tutupan awan yang tipis. Pada malam hingga dini hari, suhu diprediksi mencapai titik terendahnya sehingga perlengkapan hangat sangat diperlukan.

2. Kelembapan udara dan rentang kesejukan

Lahan tanaman bawang putih di Desa Sembalun Lotim (IDN Times/Istimewa)

Tingkat kelembaban udara di Sembalun berada pada rentang yang cukup lebar, yaitu antara 38 hingga 94 persen. Nilai kelembaban yang relatif rendah di siang hari membuat udara terasa lebih kering dan segar. Sebaliknya, kelembaban dapat meningkat cukup tinggi menjelang malam dan Dini hari seiring munculnya embun pegunungan.

Kondisi kelembaban ini sangat memengaruhi visibilitas lanskap panorama perbukitan di sekitar Sembalun. Pada titik kelembaban tinggi, kabut tipis berpotensi menyelimuti area lembah dan jalanan lereng gunung. Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak mengganggu kenyamanan wisatawan dalam menikmati keindahan alam.

3. Kecepatan angin dan imbauan aktivitas

Wisatawan mancanegara menikmati keindahan Sembalun dari Bukit Selong Kawasan Gunung Rinjani. (IDN Times/Muhammad Nasir)

BMKG mencatat kecepatan angin di wilayah Sembalun berembus pada kisaran 9 hingga 28 kilometer per jam. Tiupan angin sedang ini terasa menyegarkan saat beraktivitas di area terbuka maupun perkebunan. Aliran udara yang stabil juga menjaga suasana pegunungan tetap tenang sepanjang hari.

Bagi pengunjung yang hendak melakukan kegiatan camping atau agrowisata, kondisi cuaca ini sangatlah kondusif. Wisatawan disarankan untuk membawa jaket tebal dan pakaian pelindung angin untuk mengantisipasi suhu dingin. Secara umum, cuaca Sembalun hari ini siap menyambut kedatangan para pencinta alam dengan optimal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article