Usai Piala Dunia, Kozuki bermain di tiga laga uji coba untuk tim utama Schalke dan berhasil mencetak 3 gol. Kozuki masih ingat saat pertama kali masuk tim utama dan bertemu Maya Yoshida.
"Saya gak tahu harus berkata apa di hadapan Maya saat itu. Ia kapten Timnas Jepang dengan 100 caps lebih, saya gak pernah memimpikan ini setahun lalu," Ujarnya dikutip dari laman klub Schalke.
Awal karirnya di Jerman, Kozuki tidak bisa berbahasa Jerman dan hampir tidak ada pemain lokal atau pelatih yang berbicara bahasa Inggris. Tapi Kozuki tetep merasa nyaman bermain di Jerman.
"Di Jerman, kesalahan dilihat sebagai bagian dari permainan, beda dengan di Jepang. Ini yang bikin saya bisa main lebih lepas," ujarnya.
Sejak debut di Bundesliga 21 Januari lalu, Kozuki menjadi salah satu pemain yang menjadi harapan, dari buruknya penampilan Schalke. Di laga keduanya ia bahkan bisa cetak gol melawan RB Leipzig. Berkat penampilan apiknya, Kozuki diganjar dengan kontrak profesional hingga 2025.