Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi balap GT World Challenge. (dok. MGPA)
Ilustrasi balap GT World Challenge. (dok. MGPA)

Lombok Tengah, IDN Times - Sirkuit Mandalika, yang dikenal sebagai Pertamina Mandalika International Circuit, resmi menjadi bagian dari kalender balap bergengsi GT World Challenge Asia 2025. Perlombaan balap mobil ini dijadwalkan berlangsung pada 8-11 Mei 2025.

Dalam kalender balap 2025, GT World Challenge Asia mencakup delapan putaran, dengan Mandalika terpilih sebagai tuan rumah putaran kedua setelah balapan perdana di Sepang, Malaysia, pada 11-13 April 2025.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Indonesia sebagai lokasi salah satu putaran GT Fanatec Asia 2025. "Kami senang sekali didatangi sebuah balap roda empat yang prestise di Asia. Selain itu, kami bangga bahwa Indonesia mendapat kehormatan dijadikan tempat salah satu putaran balap GT Fanatec Asia 2025," ujar Priandhi, Sabtu (10/8/2024).

1. Sempat batal digelar di Sirkuit Mandalika tahun 2021

CEO Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Priandhi juga mengungkapkan bahwa Sirkuit Mandalika, meskipun masih berusia beberapa tahun, telah dipercaya untuk menyelenggarakan GT World Challenge Asia 2025. Sebelumnya, balapan ini sempat direncanakan pada tahun 2021 namun batal digelar.

Dengan adanya berbagai kegiatan yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, seperti track day motor dan mobil, serta Porsche Challenge Indonesia, kepercayaan promotor GT World Challenge Asia terhadap kemampuan para marshal Mandalika semakin meningkat.

"Peralatan kita berfungsi dengan benar untuk menunjang pelaksanaan event, sirkuit juga terbukti. Mereka banyak bicara dengan pembalap yang pernah merasakan Sirkuit Mandalika. Masukan dari pembalap juga sangat penting," jelas Priandhi.

2. Diskusi dilakukan sejak 2023

Tribun grandstand premium Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Diskusi dengan promotor SRO Motorsports telah dilakukan sejak 2023, dengan inspeksi ke Sirkuit Mandalika sebanyak tiga kali. "Mereka inspeksi seluruhnya, baik lingkungan Mandalika, ketersediaan hotel, restoran, jalan. Bagaimana pengalaman pembalap di Mandalika. Mereka juga melihat pantai dan tempat hiburan lainnya," kata Priandhi.

Priandhi menambahkan bahwa pembalap GT World Challenge sering membawa keluarga, sehingga akomodasi yang memadai menjadi faktor penting. "GT Fanatec ini adalah balap roda empat paling bergengsi di Asia. Ada mobil BMW, Mercy, Ferrari, Lamborghini, Porsche, dan Audi. Ini mobil-mobil top levelnya balap di Asia," jelasnya.

3. Kesepakatan ditandatangani bulan Juni 2024

ilustrasi deretan mobil sport Komunitas JDM yang akan digeber di Sirkuit Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Kesepakatan untuk menjadi tuan rumah GT World Challenge Asia 2025 ditandatangani oleh MGPA dan SRO Motorsports Group di Fuji Speedway, Jepang, pada Juni lalu. Fanatec GT World Challenge Asia akan menjadi seri balap roda empat internasional pertama yang hadir di Pertamina Mandalika International Circuit, dengan lebih dari 30 supercar GT3 yang berkompetisi pada bulan Mei.

Sejak dibentuk pada tahun 2017, Fanatec GT Asia telah diselenggarakan di beberapa negara, termasuk Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok, serta di Korea Selatan pada tahun 2019. Indonesia akan menjadi negara keenam yang menyelenggarakan kejuaraan ini.

Editorial Team