Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20251129-WA0009.jpg
Ketua KNPI NTB Baihaqi resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB, Sabtu (29/11/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Dua kandidat resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) NTB. Mereka adalah politisi Partai Golkar NTB, Baihaqi dan politisi Gerindra NTB Ali Usman Ahim.

Keduanya mendaftar sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB, di Sekretariat Komite Pemilihan, Kantor KONI NTB, Sabtu (29/11/2025). Sekretaris Komite Pemilihan Calon Ketua Asprov PSSI NTB Febrian Anindita menjelaskan pendaftaran dibuka sejak 25 - 29 November 2025.

Sejauh ini, ada dua kandidat yang telah mengonfirmasi mendaftar hingga Sabtu (29/11/2025) siang. Pendaftaran calon Ketua Asprov PSSI NTB bakal ditutup pada Sabtu (29/11/2025) pukul 20.00 WITA.

"Sementara dua calon yang mendaftar. Pak Baihaqi dan Pak Ali Usman Ahim," kata Febrian di Kantor KONI NTB, Sabtu (29/11/2025).

1. Uang pendaftaran Rp100 juta

Tim Pemenangan Baihaqi menunjukkan dukungan pemilik suara untuk maju dalam bursa pemilihan Ketua Asprov PSSI NTB, Sabtu (29/11/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dalam Kongres Biasa Asprov PSSI NTB pada 22 November lalu, disepakati adanya syarat tambahan dalam bursa pemilihan Ketua Asprov PSSI NTB. Bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB membayar uang pendaftaran sebesar Rp100 juta.

Persyaratan tambahan itu, kata dia, telah disepakati oleh semua klub yang tergabung dalam Asprov PSSI NTB dalam Kongres Biasa. "Uang pendaftaran Rp100 juta ditetapkan melalui kongres kemarin. Kami hanya menjalankan mandat kongres. Jadi bukan kami yang menentukan," terangnya.

Setelah masa pendaftaran berakhir, selanjutnya komite pemilihan melakukan verifikasi berkas pendaftaran para kandidat bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB pada 30 November hingga 2 Desember 2025. Kemudian masa perbaikan berkas pada 4 - 5 Desember 2025.

Pada 6 Desember, komite pemilihan akan mengumumkan daftar calon sementara (DCS) Ketua Asprov PSSI NTB. Selanjutnya, penetapan daftar calon tetap (DCT) Ketua Asprov PSSI NTB pada 14 Desember mendatang.

Sedangkan pemilihan Ketua Asprov PSSI NTB dijadwalkan pada 21 Desember 2025 di Kota Mataram. Dia menyebut jumlah pemilik hak suara (voters) sebanyak 39 orang. Dalam tahap pendaftaran ini, komite pemilihan hanya mensyaratkan bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB minimal didukung satu klub sepakbola yang menjadi anggota Asprov PSSI NTB.

2. Alasan Baihaqi maju perebutkan kursi Ketua Asprov PSSI NTB

Bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB Baihaqi (tengah). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Usai mendaftar, Baihaqi mengungkapkan alasan maju dalam bursa perebutan kursi Ketua Asprov PSSI NTB. Dia mengatakan bahwa kepengurusan Asprov PSSI NTB periode 2021-2025 berjalan baik. Namun, dia menginginkan agar kepengurusan Asprov PSSI NTB berikutnya lebih baik lagi.

"Saya ingin membawa pesepakbola NTB maju dan berprestasi. Maju dalam konteks bagaimana menciptakan ekosistem persepakbolaan ini. Bagaimana multiplier effect sepakbola bisa dimaksimalkan dari sisi ekonomi. Maka jenjang turnamen bisa terlaksana dengan baik," kata Baihaqi.

Selanjutnya, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB itu berjanji akan membawa sepakbola NTB berprestasi. Salah satu strategi yang akan dilakukan menggelar kompetisi sebanyak-banyaknya. Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang dilaksanakan maka peluang sepakbola untuk berprestasi akan terbuka lebar.

"Ketika kita bisa menjalankan kompetisi reguler secara bertahap maka bukan tidak mungkin klub-klub sepakbola NTB bisa berlaga di liga 3 dan liga 2. Persoalannya bukan dilihat dari finansial saja. Kita punya persoalan yang berbeda-beda. Kita identifikasi persoalannya, mencarikan solusi terbaik supaya yang lolos liga 4 bisa berlaga di liga 3, liga 2 bahkan sampai liga 1," kata dia.

Baihaqi juga menaruh perhatian untuk kompetisi sepakbola jenjang usia dini. Menurutnya, kompetisi sepakbola usia dini sangat penting untuk menjaring pemain sepakbola berbakat di NTB. Kubu Baihaqi mengklaim didukung sebanyak 26 voters atau pemilik suara dari 39 voters dalam kongres pemilihan Ketua Asprov PSSI NTB pada 21 Desember mendatang.

3. Ambisi membawa sepakbola NTB naik kelas

Bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB Ali Usman Ahim menyerahkan berkas pendaftaran, Sabtu (29/11/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, bakal calon Ketua Asprov PSSI NTB Ali Usman Ahim mengatakan alasannya ikut maju memperebutkan kursi Ketua Asprov PSSI NTB pada demi kemajuan sepakbola NTB. Dia punya ambisi besar untuk membawa sepakbola NTB naik kelas. Bukan saja bisa bersaing di tingkat regional tetapi juga tingkat nasional dan bersaing di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, politisi Gerindra NTB itu akan melakukan penguatan pembinaan pada usia dini. Menurut dia, atlet berkualitas tidak mungkin terbangun tanpa memperkuat pembinaan pada usia dini. Keberadaan Sekolah Sepak Bola (SSB) akan menjadi perhatiannya.

Dia juga akan memastikan seluruh kompetisi sepakbola di NTB berjalan profesional dan berkesinambungan. Menurutnya, kompetisi sepakbola yang rutin dan berkualitas menjadi kunci dalam memunculkan atlet-atlet terbaik untuk kemajuan sepakbola NTB.

Ali Usman Ahim mengaku telah mendapatkan dukungan 14 voters dari 21 voters di Pulau Lombok. Dia akan turun ke Sumbawa untuk menambah dukungan dari para voters demi memajukan sepakbola NTB.

Editorial Team