Eks Bandara Selaparang Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Terpisah dari itu, Arif Haryanto, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, menyatakan bahwa belum ada kontrak penandatanganan terkait penggunaan eks Bandara Selaparang sebagai tempat penyelenggaraan MXGP Lombok 2024. Pihaknya baru bertemu sekali dengan PT SEG dan akan melanjutkan pembahasan mengenai kompensasi komersialnya.
"Hingga saat ini, belum ada penandatanganan kontrak terkait penggunaan lahan eks Bandara Selaparang antara AP I dengan pihak manapun untuk event MXGP 2024," ungkap Arif.
Pada tahun sebelumnya, PT AP I memberikan izin penggunaan lahan eks Bandara Selaparang kepada Pemprov NTB untuk event MXGP 2023 dengan kompensasi berupa pembebasan pembayaran PBB 2023 atas aset tersebut senilai sekitar Rp700 juta.
Sebagai hasilnya, pada tahun 2023, PT AP I Bandara Lombok tidak dapat membayar PBB lahan eks Bandara Selaparang karena adanya MoU di mana Pemprov NTB berkomitmen untuk membebaskan pembayaran PBB 2023 sebagai kompensasi pelaksanaan MXGP 2023.
"Prinsipnya, Angkasa Pura I berkomitmen untuk melaksanakan kewajibannya dalam hal pembayaran PBB Eks-Bandara Selaparang, mengingat selama ini kami tidak pernah terlambat dalam melakukan pembayaran PBB untuk objek di Selaparang tersebut," tegasnya.
Baiq Yulia Rahmawati, Direktur Media MXGP Indonesia, menyatakan bahwa Direktur PT SEG, Diaz Rahmah Irhani, telah mengunjungi Kantor Wali Kota Mataram pada Kamis (30/5/2024). Mereka diterima oleh Asisten I dan Asisten II Setda Kota Mataram.
"Kami telah membuka ruang diskusi bersama beberapa OPD, yaitu Dinas Pariwisata, Satpol PP, dan OPD terkait untuk penyelenggaraan MXGP di Selaparang atas arahan Pak Mohan," ujar Yulia.
Zulkieflimansyah, Ketua MXGP Indonesia, mengonfirmasi bahwa dua seri MXGP Indonesia akan digelar di Sirkuit Selaparang. PT SEG, sebagai promotor MXGP Indonesia, telah melakukan pertemuan dengan PT Angkasa Pura I sebagai pemilik dan pengelola Eks Bandara Selaparang.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan Lombok sebagai lokasi penyelenggaraan dua seri MXGP didasarkan pada kemudahan akses dan fasilitas yang mendukung. Harapannya, para pembalap dan tim dari berbagai negara dapat menikmati keindahan NTB, khususnya Pulau Lombok.
Disebutkan juga bahwa proses perpindahan dan perubahan ini telah disetujui oleh berbagai pihak, termasuk Infront Moto Racing sebagai promotor MXGP Internasional. Lokasi yang akan digunakan untuk dua seri MXGP Indonesia 2024 adalah Eks Bandara Selaparang pada tanggal 29 - 30 Juni 2024 dan 6 - 7 Juli 2024.