Mataram, IDN Times - Pembagian cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada ajang PON Nusa Tenggara XXII Tahun 2028 akhirnya menemui titik terang. Keputusan krusial ini tuntas dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan PON XXII 2028 Nusa Tenggara yang mempertemukan pihak NTB, NTT, dan DKI Jakarta di KONI Pusat, Jumat (27/2/2026).
Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, mengatakan sudah ada kesepakatan yang dicapai para pemangku kepentingan. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan bahwa PON 2028 akan mengusung konsep efisiensi anggaran dengan melibatkan Jakarta sebagai provinsi penyangga. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan PON 2028 tidak terbebani oleh pembangunan venue baru yang memakan biaya besar.
