Damar, warga dusun Ebunut belum dapat pembayaran lahan usai peresmian Sirkuit Mandalika IDN Times/Ahmad Viqi
Jauh-jauh hari sebelum peresmian Sirkuit Mandalika, kata Damar, belum ada jalinan komunikasi antara PT ITDC bersama 48 kepala keluarga masih bertahan di Dusun Ebunut dalam Sirkuit Mandalika.
"Belum ada. Kalau boleh jujur. Info yang kami dapat dari Polda sendiri yang turun. Komunikasi dengan ITDC belum pernah," jelas Damar.
Ia menyebutkan bahwa proses pembayaran lahan warga tetap dilakukan melalui kebijakan negara.
"Ini juga sama sama milik negara. Mungkin ITDC akan berkomunikasi dengan Polda NTB," timpal Damar.
"Pak presiden sendiri janji selesaikan. Seperti saya minta tadi benar-benar segera diselesaikan sebelum event WSBK sebelum tanggal 19 November 2021," lanjut Damar.
Dari hasil pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN) area lahan Damar belum dilunasi ITDC seluas 21 meter persegi (are) dari total sisa lahan dalam Sirkuit Mandalika seluas 1,5 hektare.
"Untuk harga berapa akan dibayar masih belum kita sepakat. Akan ada pembicaraan dengan Polda NTB," ujar Damar.
Bersama warga lainnya, Damar pun meminta kebijaksanaan Presiden Jokowi agar secepatnya menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan di area Sirkuit Mandalika.