Balap GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/5/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)
Priandhi menyatakan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 memberi efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional. Event ini juga membuka ruang partisipasi lebih luas bagi tim balap Indonesia untuk tampil dalam kompetisi regional dengan standar internasional.
"Dalam jangka panjang, konsistensi menghadirkan event kelas dunia akan memperkuat fondasi industri otomotif dan balap nasional,” ungkapnya.
Baginya, penempatan seri Pertamina Mandalika International Circuit di awal musim 2026 memiliki nilai strategis tersendiri. Selain menjadi fase awal pemanasan kompetisi menuju pertengahan musim, putaran ini juga berperan sebagai representasi Asia Tenggara dalam kalender balap GT3 internasional yang sarat gengsi.
Sebagai tuan rumah, Pertamina Mandalika International Circuit dikenal sebagai lintasan teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan sektor menantang. Berlokasi di kawasan The Mandalika, sirkuit ini menawarkan panorama Samudra Hindia dan perbukitan hijau Lombok, memberikan pengalaman balap yang menarik bagi tim, pembalap, dan penonton.
Kejuaraan GT World Challenge Asia dikenal sebagai salah satu ajang paling kompetitif di kelas GT3, menghadirkan mobil-mobil dari pabrikan ternama dunia seperti Mercedes-AMG, Porsche, Ferrari, Lamborghini, Audi, BMW, Chevrolet, dan Nissan. Setiap akhir pekan balapan menyuguhkan kombinasi kecepatan, strategi pitstop, manajemen ban, serta kerja sama dua pembalap dalam satu mobil.