Dipepet Terus, Jack Miller dan Fabio Quartararo "Begejuh" Usai Balapan

Lombok Tengah, IDN Times - Pelaksanaan MotoGP 2022 di Mandalika meninggalkan banyak cerita. Termasuk bagi para pembalap. Diketahui bahwa Fabio Quartararo dan Jack Miller sempat begejuh atau adu mulut usai race pamungkas MotoGP Mandalika berakhir.
Keduanya begejuh usai balapan dengan lintasan basah pada Minggu (20/3/2022). Ketika beradu cepat di lintasan Sirkuit Mandalika, Quartararo dan Miller sempat bersinggungan. Quartararo merasa kakinya disenggol Miller.
"Ya, itu bukan pertarungan. Saya cuma melewatinya dan dia mengendalikan motornya, persis di samping kaki saya. Dia juga melakukannya ketika melewati Johann Zarco," ujar Miller dikutip Crash.
1. Jack Miller kesal Quartararo terlalu menempel

Jack Miller merasa kesal pada Fabio Quartararo karena terlalu menempel. Hal itu terjadi ketika posisi keduanya terlampau mepet, namun Quartararo semakin mendekat pada Miller.
Tindakan itu seperti sinyal kalau Quartararo mau mengganggu Miller dengan mengincar ban depannya. Itulah salah satu hal yang membuat Miller merasa kesal.
"Tak perlu tindakan semacam itu. Ketika sudah lewat, tak usah mengincar ban depan. Kami tahu kok Yamaha jago dalam tikungan. Tapi, jangan bertindak seperti itu," kata Miller.
2. Quartararo: itu sentuhan kecil

Fabio Quartararo menyarankan agar Miller menonton tayangan ulang race di MotoGP pada Minggu kemarin. Sebab dia yakin bahwa dirinya tidak bersalah.
Dia juga merasa bahwa dirinya tidak pernah membuat gerakan yang aneh.
"Saya rasa itu sentuhan kecil. Lebih baik dia menonton televisi (tayangan balapan) karena saya tak salah. Dia sudah bicara dengan saya di motor, tapi tak dengar apa-apa. Dia tak senang, namun saya tak membuat gerakan aneh," kata Quartararo.
3. Minta maaf usai begejuh

Meski menyangkal dan merasa tidak melakukan tindakan yang salah, namun Quartararo tetap meminta maaf pada Miller. Dia berharap Miller bisa memafkannya jika memang Miller menganggap dirinya bersalah.
"Saya minta maaf, tapi tak ada yang harus saya katakan lebih lanjut," ujar Quartararo.
Saat ini, semua pembalap dan kru IATC, Moto3, Moto2 dan MotoGP tengah bersiap-siap untuk kembali ke negara masing-masing. Mereka merasa senang bisa berada di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.