Erupsi Gunung Lewotolok pada 20 Maret 2025 lalu. (Dok MAGMA Indonesia)
Total letusan Gunung Lewotolok ada di urutan kelima. Letusan terbanyak ialah Gunung Semeru yang mencapai 1.895 kali, lalu Gunung Ibu 1.713 kali. Kemudian Gunung Lewotobi Laki-laki 434 kali dengan letusan tertinggi 10 ribu meter pada 17 Juni 2025 lalu. Setelahnya Gunung Dukono dengan 317 letusan per 2025 ini.
Masyarakat Lembata diminta untuk selalu menyediakan masker meskipun wilayah mereka tak begitu terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki beberapa hari lalu.
"Agar terhindar dari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan yang disebabkan oleh abu vulkanik dari Gunung Lewotolok," imbau petugas PPGA.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotolok diminta mewaspadai potensi bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.