Lombok Timur, IDN Times – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Selong mencatat pencapaian signifikan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Lombok Timur (Lotim) hingga akhir tahun 2024. Sektor perdagangan menjadi sektor penerima KUR terbanyak, yaitu mencapai Rp474 miliar untuk 14 ribu debitur.
Hal ini menunjukkan bahwa banyak pelaku usaha kecil yang bergerak dalam aktivitas jual-beli, baik dalam skala lokal maupun antarpulau, memanfaatkan KUR untuk memperbesar modal usaha mereka. Dengan tambahan modal ini, mereka dapat meningkatkan stok barang, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan daya saing usaha mereka di pasar.
"Sektor non-perdagangan, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan, juga mendapatkan alokasi KUR, yakni Rp226 miliar untuk 7 ribu debitur," kata Pemimpin Cabang BRI Selong, Dito Sanjaya Putra, Jumat (20/3/2025).
Sektor ini memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan industri lokal, terutama dalam meningkatkan produksi hasil tani dan ternak di Lotim. Dengan adanya KUR, para pelaku usaha bisa menambah modal dan memperluas jaringan mereka. Kemudian para petani dan peternak juga dapat membeli peralatan, bibit unggul, serta pakan ternak yang lebih berkualitas.