Bermain game pada dasarnya adalah aktivitas yang wajar dan bahkan bisa memberi manfaat, seperti melepas stres, melatih strategi, hingga menjadi sarana bersosialisasi. Di tengah tekanan hidup, game sering kali hadir sebagai ruang aman, yaitu tempat di mana seseorang bisa merasa lebih berdaya, dihargai, dan bebas dari tuntutan dunia nyata.
Namun, masalah mulai muncul ketika game tidak lagi sekadar hiburan, melainkan menjadi satu-satunya cara untuk merasa “baik-baik saja”. Saat bermain game berubah menjadi kebutuhan emosional yang sulit dikendalikan, dampaknya tidak hanya terasa pada waktu dan kebiasaan, tetapi juga pada kesehatan psikologis.
Berikut 5 tanda kalau bermain game mulai menjadi masalah psikologis.
