Awal tahun kerap digambarkan sebagai momen penuh harapan. Media, lingkungan, dan budaya populer mendorong kita untuk menyambutnya dengan resolusi, target baru, dan energi positif. Namun, di balik euforia yang diharapkan, tidak sedikit orang justru merasakan kehampaan yang sulit dijelaskan.
Rasa kosong ini sering membuat kita bingung dan merasa “ada yang salah” dengan diri sendiri. Padahal, secara psikologis, kehampaan di awal tahun adalah pengalaman yang cukup umum. Ia muncul dari pertemuan antara kelelahan emosional, ekspektasi sosial, dan kebutuhan batin yang belum terpenuhi.
Berikut 5 alasan mengapa awal tahun sering membuat kita merasa kosong.
