Comscore Tracker

Kadispar NTB Klaim Wisata Halal Bikin Traveler Happy

Lalu Mohammad Faozal bicara soal wisata halal di #IMS2020

Artikel ini pertama kali terbit pada 18 Januari 2020

Jakarta, IDN Times - Siapa yang pernah mendengar istilah wisata halal? Di Indonesia, jenis wisata ini sedang gencar-gencarnya digalakkan provinsi NTB.

Kepala Dinas Pariwasata NTB, Lalu Mohammad Faozal mengajak masyarakat Indonesia untuk ramai-ramai berwisata ke NTB, khususnya ke Lombok.

1. Lombok mengusung halal tourism

Kadispar NTB Klaim Wisata Halal Bikin Traveler Happy(IDN Times/Panji Galih Aksoro)

Menurut Faozal, siapa pun tidak perlu khawatir untuk wisata ke Lombok, selain karena menyediakan banyak destinasi menarik, juga karena wisata di Lombok mengusung halal tourism (wisata halal), sehingga aman bagi wisatawan muslim.

"Jadi jangan khawatir, mari ramai-ramai ke Lombok dan mari kita kampanyekan bahwa halal itu menjadi bagian dari kehidupan kita," ujar Faozal dalam acara Indonesia Millennial Summit 2020 by IDN Times di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta, Sabtu (18/1).

2. Pernah digelari destinasi wisata halal terbaik di dunia

Kadispar NTB Klaim Wisata Halal Bikin Traveler HappyPantai Kuta Mandalika, Lombok (IDN Times/Sunariyah)

Sebagai destinasi wisata yang pernah memenangkan gelar destinasi wisata halal terbaik dunia, Lombok telah mengembangkan ekosistem halal yang bisa menghadirkan layanan-layanan yang sesuai dengan gaya hidup halal.

Faozal mengakui dengan mengusung jargon wisata halal, NTB berhasil mendatangkan banyak wisatawan mancanegara. Lombok bahkan menjadi destinasi populer di masyarakat Melayu Malaysia.

"Ternyata dalam perjalanan waktu setelah brand halal tourism itu menjadi jualan pariwisata kita ke berbagai pasar, terutama di Asia, ternyata pasar Malaysia itu menjadi pasar yang begitu menarik bagi Lombok," papar Faozal.

3. Banyak peminat dari Malaysia

Kadispar NTB Klaim Wisata Halal Bikin Traveler HappyBandara Internasional Lombok (IDN Times/Sunariyah)

Guna memenuhi besarnya minat masyarakat Malaysia berwisata ke Lombok, saat ini penerbangan AirAsia dari Kuala Lumpur-Lombok 3 kali dalam sehari.

Awalnya, Faozal berkisah, penerbangan AirAsia dari Kuala Lumpur ke Lombok satu kali dalam sehari saja sangat susah.

"Kita cerita tentang Lombok di Kuala Lumpur pada nanya apa sih itu Lombok? Lombok di sebelah mananya Bali? Kini tidak sampai 1 tahun AirAsia terbang 3 kali dalam sehari, dan isinya adalah wisatawan yang memang berkebutuhan untuk berwisata, dan lebih happy dengan halal destination itu," papar Faozal.

Wisatawan muslim bisa gembira berwisata ke Lombok karena makanannya halal, mau salat di hotel ada arah kiblat, ada musala, bahkan Lombok dikenal sebagai pulau seribu masjid, juga semua fasilitas yang diperuntukkan bisa hadir di Lombok.

"Ini yang menjadikan kamu happy dengan halal destination," ucap Faozal.

IDN Times menggelar Indonesia Millennial Summit 2020. Acara dengan tema "Shaping Indonesia's Future" ini berlangsung pada 17-18 Januari 2020 di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta.

IMS 2020 menghadirkan lebih dari 60 pembicara kompeten di berbagai bidang, dari politik, ekonomi, bisnis, olahraga, budaya, lintas agama, sosial, lingkungan sampai kepemimpinan millennial.

Ajang millennial terbesar di Tanah Air ini dihadiri oleh lebih dari 5.000 pemimpin millennial. Dalam IMS 2020, IDN Times juga meluncurkan Indonesia Millennial Report 2020 yang melibatkan 5.500 responden di 11 kota di Indonesia.

Survei yang dilakukan oleh IDN Research Institute bersama Nielsen bertujuan untuk memahami perilaku sekaligus menepis mitos stereotip di kalangan millennial.

Simak hasilnya di IMS 2020 dan ikuti perkembangannya di IDN Times.

 

Topic:

  • Yogie Fadila

Berita Terkini Lainnya