Seorang Pria di Mataram Sembunyikan Sabu di Pintu Gerbang Rumahnya

Pelaku berusaha kelabui petugas

Mataram, IDN Times - Tim Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram mengamankan seorang pria inisial IKA (40) di Lingkungan Abian Tubuh, Cakranegara, Kota Mataram, Sabtu (12/2/2022). Terduga pelaku diamankan beserta barang bukti sabu seberat 2,06 gram  saat melakukan penggeledahan.

Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Porusa Utama, Minggu (13/2/2022) mengatakan tersangka IKA diamankan setelah melakukan penyelidikan atas informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba jenis sabu di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

1. Penangkapan disaksikan petugas lingkungan setempat

Seorang Pria di Mataram Sembunyikan Sabu di Pintu Gerbang RumahnyaBarang bukti yang diamankan polisi (Dok. Polresta Mataram)

Yogi mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram mengamankan terduga pelaku bersama barang bukti hasil penggeledahan yang disaksikan oleh petugas lingkungan setempat.

Saat melakukan penangkapan, guna mengelabui petugas, IKA menyimpan barang jenis sabu dengan cara menyelipkan di pintu gerbang. Namun polisi akhirnya mengetahui hal itu.

"Yang bersangkutan menyelipkan sabu di pintu gerbang rumahnya," ujar Yogi.

Baca Juga: ITDC Luncurkan Paket Bundling, 40.000 Tiket MotoGP Masih Tersedia 

2. Pelaku diamankan tanpa perlawanan

Seorang Pria di Mataram Sembunyikan Sabu di Pintu Gerbang RumahnyaPolisi melakukan penggeledahan terhadap pelaku (Dok. Polresta Mataram)

Berkat kelihaian petugas, barang bukti berupa sabu tersebut berhasil ditemukan saat melakukan penggeledahan. "Dengan tanpa perlawanan IKA di amankan beserta seluruh barang bukti," ungkap Yogi.

Di samping barang bukti berupa sabu, diamankan juga satu unit HP dan uang tunai sebesar Rp1.056.000 yang diduga ada kaitannya dengan peredaran narkoba jenis sabu yang dimiliki tersangka.

3. Pelaku terancam 7 tahun penjara

Seorang Pria di Mataram Sembunyikan Sabu di Pintu Gerbang RumahnyaIlustrasi Penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Untuk sementara pelaku masih dalam proses pengembangan. Terhadap pelaku pasal yang disangkakan adalah 114, 112 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling rendah 7 tahun penjara.

Yogi berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Mataram untuk segera menginformasikan kepada aparat kepolisian apabila ada hal- hal yang mencurigakan terkait narkotika. "Ini merupakan upaya kita bersama dalam memberantas narkoba di wilayah kita," tegas Yogi.

Baca Juga: 21 Drone Ilegal Diturunkan Paksa saat Pramusim MotoGP di Mandalika

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya