Sandiaga Uno Tak Toleransi Melambungnya Tarif Hotel saat MotoGP

Regulasi tarif batas atas akomodasi harus tuntas pekan depan

Lombok Tengah, IDN Times - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta aturan tegas soal tarif batas atas dan bawah tuntas pekan depan. Pengaturan tarif hotel jelang balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah di Nusa Tenggara Barat (NTB).  

Pemprov NTB sedang membahas aturan ini agar tuntas saat Rapat Sinkronisasi MotoGP 2022 yang akan digelar pekan depan.

"Regulasi ini sedang digodok Pak Kadis (Pariwisata) dan teman-teman Pemda. Saya harapkan minggu depan sudah diputuskan dan disampaikan di pertemuan sinkronisasi ke delapan," kata Sandi usai Rapat Koordinasi Mingguan MotoGP 2022 di Raja Hotel Mandalika, Kamis sore (10/2/2022).

1. Tidak tolerasi melambungnya tarif akomodasi dan transportasi

Sandiaga Uno Tak Toleransi Melambungnya Tarif Hotel saat MotoGPRapat sinkronisasi MotoGP 2022 dipimpin Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Raja Hotel Mandalika, Kamis (10/2/2022) (IDN Times /Muhammad Nasir)

Sandi mengungkapkan, tarif kamar hotel di Lombok melambung jelang balapan MotoGP pada 18 - 20 Maret mendatang. Tarif kamar hotel menjadi Rp8 juta per malam. 

Bukan hanya itu, tarif akomodasi sewa kamar hotel menjadi Rp8 juta per hari dan minimum menyewa selama 7 hari. 

"Itu tidak boleh tolerir," tegasnya.

Ia mengatakan penyelenggaraan MotoGP Mandalika akan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan. Sehingga tidak boleh ada pengalaman buruk wisatawan.

Pasalnya, jika harga akomodasi dinaikkan berkali-kali lipat akan berdampak negatif pada iklim pariwisata di NTB. Bisa jadi para wisatawan pun akan kapok. 

"Jadi ini kita lakukan dengan penuh keberadilan sehingga ada kepuasan wisatawan baik nusantara maupun luar negeri. Mereka pulang dengan pengalaman dan kenangan yang indah," ujarnya.

Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP di Mandalika Digelar Tanpa Penonton

2. Okupansi akomodasi masih 52 persen

Sandiaga Uno Tak Toleransi Melambungnya Tarif Hotel saat MotoGPMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno meninjau sarhunta di Desa Mong Lombok Tengah, Rabu (13/1/2022) atau sehari sebelum kunjungan Presiden ke kawasan Mandalika, Kamis (13/1/2022). Foto Humas Kemenparekraf

Lebih lanjut, Sandi meminta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB mengecek tingkat keterisian kamar hotel. Selain itu juga melakukan pemetaan ketersediaan masing-masing akomodasi.

Pemerintah ingin tercapai tingkat keterisian akomodasi yang optimal di NTB.

Berdasarkan update tingkat okupansi hotel di NTB saat gelaran MotoGP masih kisaran 52 persen. Sehingga masih ada kamar penginapan yang belum dipesan.

Ia membantah pemberitaan yang beredar bahwa kamar hotel di NTB sudah habis dipesan saat MotoGP.

"Jadi masih ada ruang (akomodasi yang belum dipesan) dan tentunya dengan pemesanan yang terintegrasi akan lebih optimal," ucapnya.

3. Gaung kebangkitan ekonomi

Sandiaga Uno Tak Toleransi Melambungnya Tarif Hotel saat MotoGPPedagang asongan di Mandalika berharap mendapatkan berkah dari gelaran MotoGP (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sandi menambahkan gelaran MotoGP Maandalika tinggal 35 hari lagi. Mulai Jumat (11/2/2022) dilaksanakan tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika hingga Minggu (13/2/2022) mendatang.

"Kita ingin betul-betul terasa gaung kebangkitan ekonomi yang dimulai dengan MotoGP dan kepulihan sektor pariwisata serta peningkatan produk ekonomi kreatif yang ditopang oleh UMKM," ujarnya.

Pelaksanaan event MotoGP 2022 harus sukses. Baik dari sisi penyelenggaraan, ekonomi dan sukses sebagai tuan rumah. Gelaran MotoGP Mandalika diharapkan bukan saja memberikan dampak bagi NTB tetapi juga daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Besok Masuk Paddock, ini Hasil Tes PCR Kru dan Pembalap MotoGP

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya