Comscore Tracker

Gubernur NTB Rombak Kepala Dinas Jelang MXGP, Ini Alasannya! 

Perkuat kerja sama hadapi event internasional

Mataram, IDN Times - Menjelang perhelatan kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP) Samota di Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB Zulkieflimansyah merombak posisi 12 pejabat eselon II, Selasa (31/5/2022). Perombakan kepala dinas dilakukan untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong karena ada pejabat pensiun.

Pada bulan Mei 2022, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi NTB Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih memasuki usia pensiun atau purna tugas. "Kalau mutasi yang kemarin karena ada yang pensiun. Asisten itu kan pejabat senior. Makanya perlu ada pejabat senior yang menggantikan," kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah dikonfirmasi IDN Times di Mataram, Rabu (1/6/2022).

1. Perkuat kerja sama sukseskan MXGP Samota

Gubernur NTB Rombak Kepala Dinas Jelang MXGP, Ini Alasannya! Pelantikan pejabat yang dimutasi (Dok. Pemprov NTB)

Gubernur mengatakan pejabat yang dimutasi tidak ada yang baru. Mereka merupakan pejabat yang sudah lama. Sehingga pejabat tidak akan butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan tempat tugas yang baru.

Bahkan dengan komposisi pejabat yang sekarang, Gubernur mengatakan akan semakin memperkuat kerja sama dalam menyukseskan event internasional MXGP Samota.

"Dengan mutasi ini justru ingin memperkuat kerja sama. Dan orangnya sudah kita kenal semua," kata Bang Zul - sapaan akrab Gubernur NTB ini.

Baca Juga: Butuh Biaya Rp600 Miliar, NTB Tak Paksakan Gelaran F1 di Mandalika 

2. Nama-nama 12 pejabat yang dimutasi

Gubernur NTB Rombak Kepala Dinas Jelang MXGP, Ini Alasannya! Sejumlah pejabat eselon II yang dimutasi (Dok. Pemprov NTB)

Berdasarkan SK Gubernur NTB No. 821.2/270/BKD/2022, terdapat 12 pejabat eselon II yang dimutasi. Mereka adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB Madani Mukarom dimutasi menjadi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTB.

Jabatan yang ditinggalkan Madani selanjutnya diisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Julmansyah. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang baru dijabat Tri Budiprayitno yang sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP NTB.

Kemudian, Kepala Satpol PP NTB yang baru dijabat Najamuddin. Ia sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kominfotik NTB. Selain itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan, Sadimin dimutasi menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman NTB.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman NTB sebelumnya yaitu Jamaluddin dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan. Sedangkan Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan sebelumnya Wirajaya Kusuma dimutasi menjadi Kepala Biro Perekonomian Setda NTB.

Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Hj. Eva Dewiyani dimutasi menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah NTB. Sementara Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah NTB, Amry Rakhman dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, Fathul Gani dimutasi menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB sebelumnya Muhammad Riadi dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Aparatur, Politik, Hukum dan Pelayanan Publik.

Selain itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Aparatur, Politik Hukum dan Pelayanan Publik, Abdul Aziz dimutasi menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB. Ia mengisi jabatan yang sebelumnya dijabat Fathul Gani.

3. Sebelumnya Gubernur kumpulkan Kepala OPD di Pulau Moyo

Gubernur NTB Rombak Kepala Dinas Jelang MXGP, Ini Alasannya! Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengumpulkan seluruh kepala OPD di Pulau Moyo pada 24 Mei 2022 (Dok. Pemprov NTB)

Sebelumnya, Gubernur NTB Zulkieflimansyah telah mengumpulkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pulau Moyo pada Selasa (24/5/2022) lalu. Gubernur meminta seluruh OPD bekerja sesuai tupoksi namun juga membantu dan saling bekerja sama.

Bang Zul mengatakan gelaran MXGP Samota akan berdampak signifikan pada ekonomi NTB seperti MotoGP. Oleh karena itu dalam sisa waktu yang ada, seluruh pekerjaan rumah diharapkan rampung dengan membangun tim yang solid.

Lewat kegiatan Tour de Moyo, Gubernur Zulkieflimansyah mengumpulkan seluruh Kepala OPD. Diharapkan mereka memiliki kepekaan melihat dan menyelesaikan persiapan yang belum tuntas.

Baca Juga: Selangkah Lagi, NTB dan NTT Akan Jadi Tuan Rumah PON 2028 

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya