Bebas Karantina di Bali, NTB Perkirakan Dapat Limpahan Wisman 

Kunjungan wisman ke NTB masih minim

Mataram, IDN Times - Pemerintah mengeluarkan kebijakan uji coba bebas karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) atau wisatawan mancanegara di Bali mulai Senin (7/3/2022). Kebijakan ini dinilai akan memberikan dampak bagi sektor pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan Lombok akan mendapatkan limpahan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Karena lokasi Bali dan Lombok yang sangat berdekatan.

1. Pola perjalanan wisatawan Bali - Lombok telah berjalan

Bebas Karantina di Bali, NTB Perkirakan Dapat Limpahan Wisman Kepala Dispar NTB Yusron Hadi (IDN Times/Muhammad Nasir)

Kepala Dispar Provinsi NTB Yusron Hadi yang dikonfirmasi IDN Times di Mataram, Minggu (6/3/2022) mengatakan pola perjalanan wisatawan dari Bali dan Lombok telah berjalan selama ini. Di mana wisatawan yang datang ke Bali, banyak juga yang ke Lombok. Begitu juga sebaliknya, wisatawan yang datang ke Lombok, banyak yang datang ke Bali karena secara geografis, Bali dan Lombok berdekatan

"Pola karantina memberi peluang wisatawan luar negeri akan datang ke Lombok setelah status mereka beralih dari PPLN menjadi PPDN," kata Yusron.

Ketika wisman telah vaksin lengkap atau booster, kemudian dinyatakan negatif setelah melakukan tes PCR di hari ketiga sejak tinggal di daerah kedatangan. Maka akan ada peluang mereka bisa melakukan perjalanan keluar Bali setelah dinyatakan PCR negatif dan beralih status menjadi PPDN (Pelaku Perjalanan Dalam Negeri).

"Nah ketika ke Lombok wisatawan luar negeri ini adalah PPDN dan treatment saya kira sama dengan PPDN lainnya dengan melakukan rapid antigen 1x 24 jam atau PCR 3x 24 jam. Dan tentu selama di Lombok harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Minat Warga NTB Beli Tiket MotoGP Masih Minim

2. Berharap kebijakan bebas karantina juga diberlakukaan di NTB

Bebas Karantina di Bali, NTB Perkirakan Dapat Limpahan Wisman Wisatawan menyaksikan pemandangan Pantai Kuta Mandalika lewat Bukit Pantai Seger (IDN Times/Muhammad Nasir)

Yusron menjelaskan kebijakan bebas karantina bagi PPLN masih dilakukan uji coba di Bali mulai 7 Maret 2022. NTB belum terkena kebijakan ini karena pintu kedatangan internasional masih dibuka di Bali.

Namun jika uji coba bebas karantina ini berhasil di Bali, NTB berharap supaya bisa diberlakukan juga di NTB. "Semoga hal yang sama bisa di NTB asal semua instrumen pendukung seperti tempat karantina bila ada yang positif dan sebagainya, ada kesiapan," tandasnya.

Adapun beberapa persyaratan dalam kebijakan bebas karantina adalah sebagai berikut:
1. PPLN yang datang harus menunjukkan pembayaran booking hotel yang sudah dibayar minimal empat hari atau menunjukkan bukti domisili di Bali bagi warga negara Indonesia (WNI).
2. PPLN yang masuk harus sudah divaksinasi lengkap atau booster.
3. PPLN melakukan entry PCR-test dengan menunggu di kamar hotel hingga hasil tes negatif keluar. Setelah negatif PPLN dapat bebas beraktivitas dengan prokes tetap diterapkan.
4. PPLN kembali melakukan PCR-test di hari ketiga di hotel masing-masing .
5. Event internasional yang akan dilakukan di Bali selama masa uji coba tanpa karantina ini akan menerapkan ketentuan tes antigen tiap hari terhadap peserta tanpa terkecuali.
6. Pencabutan kewajiban adanya sponsor atau penjamin untuk permintaan e-visa turis karena dinilai memberatkan wisatawan asing yang akan masuk.

3. Kunjungan ke NTB didominasi wisatawan dalam negeri

Bebas Karantina di Bali, NTB Perkirakan Dapat Limpahan Wisman Salah satu penginapan di Lombok yang belum dipesan saat event MotoGP Mandalika (Dok. Dispar NTB))

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, jumlah wisatawan mancanegara yang menginap di hotel bintang dan non bintang di NTB pada bulan Januari 2022 masih sedikit. Wisatawan yang menginap didominasi tamu dalam negeri mencapai 97 persen lebih.

Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Bulan Januari 2022 tercatat sebanyak 48.223 orang. Terdiri dari 47.322 orang Tamu Dalam Negeri atau 98,11 persen dan 911 orang Tamu Luar Negeri atau 1,89 persen.

Sedangkan jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang pada Bulan Januari 2022 tercatat sebanyak 42.213 orang. Terdiri dari 41.283 orang Tamu Dalam Negeri atau 97,80 persen dan 930 orang Tamu Luar Negeri atau 2,20 persen.

Baca Juga: Nasi Balap Puyung Inaq Esun Semakin Eksis Sejak Tahun 1974

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya