Kepala Kemenag NTB: Shaf Boleh Rapat, Tetapi Tetap Pakai Masker

Ribuan jemaah padati islamic center malam pertama tarawih

Mataram, IDN Times - Pelaksanaan salat tarawih pertama bulan suci Ramadhan 1443 hijriah di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center di Kota Mataram Provinsi Tenggara Barat berlangsung khidmat. 

Ribuan jemaah dari berbagai kalangan mulai padati lantai dua masjid Hubbul Wathan Islamic Center sejak kumandang azan salat isya hingga pelaksanaan salat tarawih pertama, Sabtu malam (2/4/2022).

1. Menyambut Rahmat Tuhan

Kepala Kemenag NTB: Shaf Boleh Rapat, Tetapi Tetap Pakai MaskerIslamic Center Mataram IDN Times/Ahmad Viqi

Dewan Pembina Masjid Hubbul Wathan sekaligus Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, Dr. KH. M. Zaidi Abdad dalam ceramahnya sebelum memulai salat tarawih mengatakan bahwa Ramadan tahun 2022 ini semoga dapat berkah rahmat dan serta karunia Allah SWT.

"Alhamdulillah kita diberikan kesempatan kesehatan umur serta kekuatan di bulan suci Ramadan untuk selalu menjadi orang-orang bertakwa," kata Abdad di depan para jemaah salat tarawih.

Salat tarawih tahun ini, kata Abdad, tidak perlu menjaga jarak dalam shaf salat. Hal itu ditandai oleh aturan baru dari Pemerintah Pusat.

"Ini tidak lepas dari Rahmat Allah di bulan yang penuh keagungan. Kita dua tahun diserang COVID-19. Malam yang berkah ini, kita bisa raih pintu rahmat Allah dibuka kembali," ujarnya. 

Baca Juga: 293 Pejabat dan Dewan di NTB Tak Patuh Laporkan Harta Kekayaannya

2. Wajib menggunakan masker

Kepala Kemenag NTB: Shaf Boleh Rapat, Tetapi Tetap Pakai MaskerPelaksanaan ibadah sholat tarawih di masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram IDN Times/Ahmad Viqi

Menurut Abdad kendati ada kelonggaran dalam shaf sholat selama menjalani ibadah salat tarawih di masing-masing masjid, dia tetap meminta seluruh jemaah tetap menggunakan masker dan taat protokol kesehatan.

"Walau shaf sudah bisa rapat. Kita ada kekhawatiran terjadinya penularan COVID-19. Kita tetap waspada dengan menjaga protokol," kata Abdad.

Dia juga meminta agar pelaksanaan ibadah salat tarawih dilakukan secara khusyuk. Sehingga masing-masing jemaah dapat memaknai ibadah ini dengan lebih mendalam.

3. Sambut Ramadhan dengan kebahagiaan

Kepala Kemenag NTB: Shaf Boleh Rapat, Tetapi Tetap Pakai MaskerDewan Pembina Masjid Hubbul Wathan Dr. KH M Zaidi Abdan IDN Times/Ahmad Viqi

Dalam kesempatan yang sama, Abdad meminta seluruh warga NTB melaksanakan ibadah puasa Ramadan dengan penuh rasa cinta dan kesenangan. 

Warga yang bermukim di Mataram, ujarnya, selain bisa melaksanakan salat tarawih berjamaah, warga juga bisa mengikuti kegiatan-kegiatan keislaman selain salat tarawih berjamaah di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram.

"Kita akan adakan kegiatan lomba, seni, pekan pesantren, Nuzul Quran. Dialog Ramadan dimulai malam pertama bulan Ramadan," kata Abdad.

Dia juga berpesan kepada masyarakat NTB pada Bulan Ramdan ini untuk selalu menjaga kesehatan. Baik jasmani dan rohani untuk mengisi jiwa umat Islam selama bulan Ramadan.

"Kita harus persiapkan diri menjalani ibadah puasa selama 30 hari ke depan agar kita bisa mengambil hikmah dari bulan suci ini. Sesungguhnya puasa hakikatnya untuk membersihkan hati dan jiwa," pesannya.

4. Warga merasa bahagia

Kepala Kemenag NTB: Shaf Boleh Rapat, Tetapi Tetap Pakai MaskerWarga Mataram berbondong bondong padati Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram IDN Times/Ahmad Viqi

Menurut salah satu jemaah sholat tarawih di masjid Hubbul Wathan asal kelurahan Kekalik Jaya, Abdul mengaku senang bisa melaksanakan salat tarawih berjamaah dengan normal kembali sebelum COVID-19 tahun lalu.

"Senang bisa berjamaah dengan normal tanpa jarak. Tapi kami tetap patuhi prokes seperti pakai masker," ujar Abdul. 

Dia pun mengaku pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1443 Hijriah ini merupakan bentuk kewajiban umat Islam sesuai perintah Allah SWT. 

"Saya terharu bisa ketemu kembali dengan Ramadan tahun ini," tukas Abdul.

Diketahui, imam pertama salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan dipimpin oleh TGH. Khusnul Hadi dan Ustad Nasrudin untuk imam kedua hingga salat witir.

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya